Kiat Cermat Mengecat (2) #28HariNgeblog

Bahan untuk dasaran cat di dinding adalah lapisan yang nantinya menyatu dengan dinding (tidak mengeras seperti plamir) dan juga bisa merekatkan lapisan cat finishing ke dinding.

Produsen cat ternama seperti Dulux, merekomendasikan penggunaan Alkali Sealer untuk lapisan dasar pengecatan. Seperti namanya, lapisan ini adalah lapisan perekat yang berfungsi alkali, sehingga mampu membantu dinding mencapai kondisi PH ideal, kondisi yang merekatkan lapisan cat dengan dinding.

Alkali sealer ini seperti halnya cat dinding, ada yang dikhususkan untuk aplikasi dinding luar dan dinding bagian dalam. Untuk dinding luar, jenis alkali sealernya yang tahan cuaca (weatershield atau weathercoat).

Berbeda dengan dinding baru, dinding lama yang akan dicat ulang, ada beberapa hal yang harus diperhatikan:

  • apabila dinding lama menggunakan bahan plamir, ada baiknya mengerok atau mengamplas habis lapisan plamirnya. Dinding lama yang menggunakan plamir biasanya juga sudah mengelupas di beberapa bagiannya.
  • setelah selesai diamplas, ada baiknya dinding lama dicek kembali kondisi kering idealnya, siapa tahu dari pengecatan sebelumnya dulu menyimpan air dan kelembaban
  • setelah mencapai kondisi kering ideal, dinding lama dilapisi dasaran cat tapi dengan jenis Anti-Alkali Sealer, gunanya selain sebagai perekat antara dinding lama dengan cat baru, juga untuk membersihkan efek-efek dari lapisan dasar cat sebelumnya.

Kadang di dinding yang setelah dilapisi cat dasar, baik lama maupun baru, ditemukan retak-retak kecil yang biasa disebut dengan retak rambut, apa yang harus dilakukan, menimpa retakan-retakan tersebut dengan cat dasar lagi atau memperbaikinya dengan mengupas bagian yang retak, kemudian mengacinya dengan tambalan semen? Yang ideal adalah menambalnya kembali dengan tambalan semen (sebaiknya memakai semen mortar). Karena retak rambut di dinding punya potensi untuk melebar, dan bila itu merupakan dinding luar, akan membuat air hujan merembes ke celah retakan itu dan masuk ke dalam dinding, yang akan sebabkan dinding lembab.

Setelah selesai dengan urusan lapisan dasar cat dan penanganan retak rambut, cat dinding pilihan kita bisa diaplikasikan di dinding rumah. Dinding bagian luar rumah mengharuskan kita menggunakan cat dinding khusus eksterior, karena bagian dinding luar rumah langsung terkena efek cuaca ekstrim, panas yang terik di musim kemarau dan tingkat basah yang tinggi di musim penghujan.

Apakah sama antara cat dinding eksterior dengan cat pelapis waterproof?
Untuk cat dinding eksterior dengan kualitas bagus, fungsinya sama dengan cat pelapis waterproof, bahkan mempunyai kelebihan dari segi keragaman motif dan tipe warna. Selain itu, cat pelapis waterproof secara unsur bahan lebih elastis, ini merupakan kelebihan sekaligus kelemahan dari jenis cat ini. Bahan elastis mampu menahan air hujan untuk terserap ke bagian dalam dinding karena menutup dengan rapat pori-pori dinding. Tapi bahan elastis ini bila terkena panas ekstrim dan cuaca lembab secara bergantian terus menerus akan menjadi getas, sehingga mudah sobek. Untuk itu setiap jangka waktu 2 tahun, cat pelapis waterproof ini harus diperbaharui (dikupas yang bagian sobek dan dicat kembali). Sedangkan cat weathercoat/weathershield dengan kualitas bagus, lapisan catnya demikian tebal sehingga mampu menutup pori-pori dinding sehingga mencegah air hujan rembes ke dalam bagian dalam dinding.

Bila proses sebelum pengecatan diterapkan dengan benar, dinding ekterior menggunakan bahan weathercoat/weathershield baru dicat ulang di atas jangka waktu 5 tahun ke atas. Untuk cat dinding interior, masa waktu untuk cat ulangnya lebih lama, karena tidak mengalami efek dari perubahan cuaca yang ekstrim. Bisa di atas waktu 10 tahun baru dicat ulang.

Demikianlah sedikit kiat agar kita cermat dan mengambil langkah-langkah tepat dalam tindakan mengecat 😊😊
#berima

268 total views, 2 views today

About the author

sketsagram

View all posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *